Keren, Pohon Natal dari Limbah Botol Mineral Menjulang di Gereja Khatolik

MAMUJU,SR. – Banyak cara umat kristiani di seluruh Indonesia menyambut kidung natal yang dirayakan setiap tanggal 25 Desember. Ada yang memasang pernak-pernik hiasan di samping altar gereja, ada pula yang mengunjungi panti asuhan serta tak sedikit pula warga melakukan pawai keliling kampung, memakai kostum Sinterklas membagikan bingkisan.

Di kota Mamuju sendiri, khususnya di lingkungan gereja Khatolik Santa Maria, umat kristiani yang diprakarsai oleh Orang Muda Khatolik (OMK) mampu menghadirkan suasana natal berbeda dengan kota lainnya.

Dengan semangat gotong royong, puluhan OMK secara bergantian selama 3 hari lamanya, membangun sebuah pohon natal setinggi 8 meter dengan menggunakan 1.337 limbah botol mineral, tentunya dengan sentuhan lampu warna-warni yang membuat pohon natal itu semakin indah di malam hari.

Ketua panitia hari natal gereja Khatolik Mamuju-Sulbar Febrianto Wijaya kepada Sulbar Raya.com, Sabtu (22/12/2017) mengatakan, pohon natal berbahan dasar ratusan limbah botol mineral dan dikelilingi 8 batang bambu itu, merupakan aksi nyata dan kreativitas OMK yang patut diapresiasi. “Salut, Orang Muda Khatolik sangat kreatif. Kami tidak mengeluarkan sedikitpun dana untuk pembuatan replika pohon ini, karena limbah botol mineral diperoleh dari umat kristiani gereja Khatolik sendiri. Kita tetap menjaga semangat gotong royong itu disini,” tutur Febri.

Febri juga berpendapat, kilau warna warni diantara limbah botol mineral dan lampu-lampu hias sengaja diciptakan karena di kota Mamuju beragam kehidupan dan kerukunan umat beragama. Dalam natal tahun ini yang mengambil tema ‘Hendaklah Damai Sejahtera Kristus memerintah Dalam Hatimu’ lanjut Febri, semoga natal 2017 bisa membawa damai dan sejahtera. “Apa yang tidak baik diperbuat di tahun 2017 mari kita tinggalkan dan di tahun 2018 mari kita menuju era yang lebih baik, baik itu secara ekonomi, kesejahteraan dan mari meningkatkan kerukunan umat beragama,” pungkasnya. DMU-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *