Peduli Korban Banjir, MAM Fondation Bantu Seragam dan Alat Sekolah

MAMUJU,SR. – Muhammad Afzal Mahfuz (MAM) fondation yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan, kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat Sulbar yang ditimpa musibah. Kali ini MAM Fondation yang didirikan oleh anggota DPR R Fraksi Demokrat dapil Sulbar Muhammad Afzal Mahfuz, SH itu, menyalurkan ratusan seragam dan alat sekolah kepada ratusan anak yang terkena dampak banjir bandang di Mamuju, beberapa Minggu lalu.

Bantuan ratusan seragam dan alat sekolah itu diserahkan langsung Afzal Mahfuz di titik lokasi banjir di kelurahan Simbuang Mamuju, Sabtu (14/4/2018) bersama ketua DPRD Mamuju Zuraidah Suhardi dan anggota DPD RI dapil Mataram Hj. Robiatul Adawiyah, SE yang juga istri dari Afzal Mahfuz.

Dihadapan ratusan warga korban banjir Mamuju, Afzal meminta agar korban banjir bisa bersabar dan tawakkal atas cobaan tersebut. “Walaupun nilai bantuan tidak mahal, namun insyaalah bisa bermanfaat bagi anak-anakku yang bersekolah. Selain itu, saya juga memberikan bantuan daster kepada ibu-ibu korban banjir. Semoga bantuan ini semua bisa gembira dan lambat laun melupakan trauma banjir,” ujar Afzal.

DEMOKRAT SELALU ADA DI TENGAH MASYARAKAT

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Suraidah Suhardi menekankan, musibah banjir yang menimpa warga Mamuju pasti menyimpan hikmah. Kata Suraidah yang juga ketua DPC partai Demokrat Mamuju, dibalik musibah,ada hikmah yang bisa dipetik diantaranya seluruh komponen bisa mellakukan introspeksi dan membuka tali silaturahim kepada warga. “Terbukti, anggota fraksi Demokrat RI bersama komponen partai demokrat Mamuju ada di antara warga korban banjir. Kita diuji, apakah kita punya kepedulian kepada sesama dan partai demokrat menjawab kepedulian itu. Artinya, demokrat selalu ada di tengah-tengah masyarakat,” ujar Suraidah diiringi aplaus panjang dari warga Simbuang.

Diakui Suraidah, walaupun lokasi banjir bukan milik warga dan tidak bisa membangun secara permanen, tetapi partai Demokrat tetap memberikan bantuan yang sifatnya jangka pendek.

Suraidah berharap, bagi warga yang belum memiliki KTP agar segera mengurusnya karena seluruh bantuan yang disalurkan tetap mengacu pada ada tidaknya KTP warga. Jika ada kendala perekaman KTP bagi korban banjir tegas Suraidah, ia berjanji akan datang kembali bersama petugas dukcapil Mamuju melakukan perekaman secara mobile. ”Jadi silakan data dulu siapa warga yang belum memiliki KTP, baru petugas akan melakukan perekaman,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasbal salah seorang perwakilan korban banjir meminta agar ada pembangunan MCK di lokasi pasca banjir. Permintaan itu langsung direspon Afzal Mahfuz dengan memberikan uang tunai untuk membangun beberapa MCK darurat kepada warga pasca banjir. Begitu pun keinginan salah seorang ibu yang meminta bantuan tripleks sebagai dinding rumah warga yang rusak pasca banjir, langsung direspon Afzal. DMU-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *